Berobat di Mantri Agung, Setelah di Suntik Pasien Alami Kelumpuhan

Mesuji, HDJ

Salah satu warga seputaran pasar Berabasan Mesuji merasa kurang sehat badan dan pegal, pasien yang bernama Darsani, ingin berobat di klinik Banari yang ditangani lansung oleh Mantri Agung Grovidoni A.Md.Kep. 

Berobat di Mantri Agung, Setelah di Suntik Pasien Alami Kelumpuhan

Pada saat menjelang minggu sore hari, pasien yang di dampingi Eko mendatangi mantri Agung grovidoni yang ingin berobat, diketahui Agung juga menjabat Kabid bidang Badan Pencegahan dan Kesiagaan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mesuji. Di desa Berabasan Kecamatan Tanjung Raya, akan berobat dengan penuh harapan kesembuhan.

Namun naasnya setelah berobat dengan mantri Agung grovidoni setelah dilakukan penyuntikan kepada pasien Darsani, yang sebelumnya Agung telah melakukan check-up darah berkisar tensi 160/100 A.

Setelah beberapa jam dari berobat, pasien Darsani merasakan seluruh tubuh nya tidak bisa di gerakkan, bahkan berbicarapun tidak dapat mengeluarkan suara, sekujur tubuh terasa kaku.

Keesokan hari nya, pihak kerabat pasien Helmi dan Hasan merasa khawatir terjadi suatu yang tidak di inginkan, maka pasien di larikan ke rumah sakit terdekat di daerah berabasan untuk di berikan pertolongan.

Sekitar jam 02.30 pihak rumah sakit memberi kan pertolongan ke pihak pasien, maka nampak terlihat pasein tersebut sudah mulai ada perubahan, dari yang sebelumnya.

Merasa cemas dan khawatir pihak keluarga pasien, mengingatkan pasien jauh dari sanak saudara yang ada maka pihak keluarga pasien menyarankan pasein agar di bawa pulang ke Menggala dan akan di rujuk ke RSUD Menggala Kabupaten Tulang Bawang.

Tidak disangka dan diduga mantri Agung grovidoni, nampak terlihat di RS Berabasan, untuk mengetahui penyebab pasien Darsani. Perawat Agung di mintai konfirmasi/keterangan oleh beberapa rekan awak media menjelaskan tentang kronologi awal mula kejadian tersebut.

“Pasein benama Darsani di dampingi Eko mendatangi klinik, menyatakan bahwa badan kurang sehat dan kaki sebelah kanan terasa pegal pegal lalu kamipun melakukan pengecekan dan mempertanyakan kepada pasein, gimana nafsu makan, semuanya ia biasa aja. Dan kami lakukan check’up tensi darah 160/100, lalu kami segera memberikan pertolongan memasukan obat melalui suntikan kepada pasein,” kata Agung saat di pintai keterangan beberapa waktu lalu.

Guna lebih lengkap, awak media kembali berkunjung ke klinik Benari untuk konfirmasi hal ini, klinik Benari adalah tempat Agung berkerja atau bertugas sebagai Mantri yang mana di depan kediaman rumah nya. Kamis (26-11-2020).

Namun klinik tersebut tertutup rapat, dan hanya ada seoarang anak, “ada apa mas, klinik tutup bapak lagi ke Dinas Pemda, jika ada perlu silahkan hubungi saja di dinding tembok itu ada tulisan Bell dan ada nomor ponsel bapak” ujar sang anak sambil bermain games.

Tidak berhenti disitu, rekan media berkunjung ke BPBD Kabupaten Mesuji, karena Agung bertugas di sana. Namun tidak membawa hasil juga, karena Agung tidak berada di kantor atau ruang kerjanya, di hubungi via telpon seluler berulang kali aktif namun tidak di angkat sampai pemberitaan ini diterbitkan. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *