TOKOH MASYARAKAT PASANGKAYU H.ANDI ENONG HADIRI KAMPANYE TERBATAS PASLON SALAM DI DESA KARYA BERSAMA

STRATEGIS-” KEDIAMAN H.A.ENONG SALAH SATU TIM PASLON SALAM”
(Foto): AAR BW/HDJ/redaksi.

Pasangkayu, HarianDjakarta.com
Pemungutan hasil penghitungan suara di 9 Desember 2020 semakin dekat. Sebelas hari lagi (H-11) tersisa  rakyat Pasangkayu diminta partisipasinya  selaku warga negara yang baik, loyal, beradab, dan  penuh kesadaran menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Genderang ‘perang’ akan ditabuh di Bumi Vovasanggayu  pada kontestasi politik lima tahunan ini. Tiga pasangan calon (paslon) saling berkompetisi memperebutkan singgasana kursi empuk orang nomor satu di Bumi  penghasil Crude Palm Oil atau minyak sawit mentah. Masing-masing; Saal-Musawir (nomor urut 1), Abdullah-Yusri (nomor urut 2), dan Yaumil-Herny (nomor urut 3).

Hari ini, Sabtu 28 November 2020 sore, paslon nomor urut wahid  berakronim SALAM (Saal-Musawir) kembali melangsungkan kampaye terbatas di Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sebagai tahapan kedua belas dari 16 jadwal lengkap tahapan pilkada serentak 9 Desember 2020.

Tokoh masyarakat Pasangkayu sekaligus anggota DPRD Pasangkayu dua periode asal Partai Demokrat H.Andi Enong turut hadir sebagai Tim Pemenangan demi memberi support atau memberi dukungan untuk menggalang kekuatan paslon Saal-Musawir.

Sebelum menjabat anggota legislatif ia adalah Kepala Desa terakhir Pasangkayu tatkala berubah menjadi Kelurahan Pasangkayu.

Ketokohannya tak diragukan lagi. Pria murah senyum ini  adalah putera daerah asli Pasangkayu berasal dari darah campuran Mamuju-Bugis. Ayahnya bernama pue Pepa adalah seorang mantan pejabat  Kepala Distrik (sekarang camat) Botteng Mamuju. Ketika kali pertama pada tahun 2014 silam maju selaku caleg ia yang akrab disapa pak haji (puang Enong) dapat merebut satu kursi anggota legislator Pasangkayu dari 30 kursi.

Ayah beranak empat (tiga putera, satu puteri) merupakan paman (om) dari cawabup Pasangkayu Musawir Azis Isham. Keduanya pun berasal dari partai yang sama yaitu Demokrat.

Bagaimanapun juga, ketokohannya sangat diharapkan dapat ‘mempertajam lini serang’ paslon SALAM demi memenangkan pertarungan politik lima tahunan pilkada langsung keempat yang memang lebih seru, prestisius ketimbang pilkada langsung ketiga pada 2015 lalu di daerah paling utara Provinsi Sulbar ini.

Reporter : Andi Abdul Razak B.Wahiduddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *