Oknum Polisi di Polsek Bekasi Timur Arogan

Bekasi, HDJ

Oknum anggota Polsek Bekasi timur yang diduga kurang waras, tidak berpendidikan dan tidak memiliki sopan santun membentak seorang wanita (WH) yang bertanya perihal surat blokir STNK-nya sejak laporan tertanggal 3 Desember 2020.

Karena merasa dirinya Polisi lantas ia membentak WH masyarakat yang butuh bantuan polsek tersebut agar merasa takut. WH bekerja disalah satu media cetak dan online www.radarnusantara.com group sebagai Staff Redaksi.

WH yang mengatakan, bahwa “mulanya saya bertanya perihal surat pemblokiran STNK kepada anggota polisi yang berada di ruangan, tiba-tiba anggota polisi yang tidak mau menyebutkan namanya itu menjawab pertanyaan saya dengan nada tinggi dan membentak saya. Tentu saya merasa kaget dengan sikap oknum polisi yang membentak dengan tidak manusiawi, tidak sopan dan tidak beretika. Karena setahu saya tugas polisi adalah melayani dan mengayomi masyarakat dengan baik, bukan bersikap kasar” kata WH sebagai narasumber.

WH sebagai narsumber menjelaskan, kejadian ini dapat diduga oknum anggota polsek Bekasi Timur yang tidak sopan, seperti orang tidak berpendidikan itu tidak pantas menjadi anggota polsek Bekasi Timur. Karena oknum polisi yang membentak dirinya tidak mencerminkan sikap yang baik dan benar, bagaimana bisa polisi dengan sikap seperti itu mengayomi masyarakatnya.

Diminta agar Kapolsek ataupun Kapolres dapat menindak lanjuti masalah ini, karena sangat amat tidak pantas seorang pelayan masyarakat tidak memiliki etika, sopan santun dan tata krama dalam melayani masyarakat, ini amat tidak sesuai dengan tugas ‘polisi’ yang seharusnya melayani dan mengayomi masyarakat dengan baik.

( Sind/Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *