Bangkitlah Bangsaku, Menyongsong Tatanan Dunia Baru

Sukabumi Harian Djakarta.com

Barisan Muda Prabowo (BMP)-selain sosialisasi tanpa henti terkait imbauan tetap di rumah yang digunakan pemerintah,begitu juga imbauan ragam cara oleh masyarakat di sosial media, BMP juga punya cara dalam mengetuk pintu kesadaran bersama.

Salah satunya BMP yang mengajak masyarakat untuk bangkit menguatkan tali silatuhrahmi dan saling menyayangi dengan niat kuat dan membangun struktur yang damai.

Kalau hari ini kita sedang diuji pandemi. Tidak kurang para pendahulu pejuang RI. Merdeka menghadapi ujian yang bertubi-tubi.

Sebuah anekasi bumi pertiwi yang tidak pernah henti. Bangsa-bangsa penjajah yang terus menghegemoni.

Penderitaan yang tidak bisa diukur yang sangat menyakiti hati. Namun mereka bisa bangkit dan kemudian tegak berdiri bahkan menjadi modal besar proklamasi.
Kita bangsa indonesia dan bahkan seluruh dunia sedang menghadapi COVID-19 mengancam hidup manusia.

Bahkan tidak segan-segan menjadi korban meradang nyawa. Susah tiada tara melawan virus yang ganas luar biasa,sewaktu-waktu bisa saja membunuh manusia kapan dan dimana. Tidak peduli ras,suku,bangsa dan juga agama apa.

Sungguh sebuah kekuatan yang tiada bandingnya. Kelaparan akibat pembatasan hidup yang cegah orang bisa kerja,Bahkan seprti ini, seolah-olah tidak ada jalan yang tersisa.

Namun kita harus bangkit dan berusaha sekuat tenaga menhadapi cabaran dan kendala hidup penuh upaya dan do’a
Pilihan hidup tinggal satu tanpa terkecuali. Kita harus bangkit dan berupaya tanpa henti.saling bergandengan tangan dan eratkan jari jemari.

Katakan saja kita Barisan Muda Prabowo siap menghadapi,Perubahan tatanan hidup baru sekarang dan pasca pandemi. Dengan merajut tali temali dan menyusun sebuah strategi.

Membangun Dunia baru yang lebih bijak dan manusiawi bukan lagi sebuah tatanan hidup yang penuh manipulasi, Bahkan hilangkan praktik hidup yang saling menghegomoni.

Mari bangkit bangsaku kembali, kuatkan tali silaturahmi dan saling menyayangi. Buang jauh rasa saling menista dan saling mengibuli. Dengan niat kuat dan membangun setruktur dan budaya yang damai,”pungkasnya

(Fey Bmp News Nkri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *