PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP RAPEDA TENTANG PERUBAHAN APBD TA 2020

Sukabumi Harian Djakarta.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi melaksanakan Rapat Paripurna DPRD dalam rangka pengambilan keputusa terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Utama Gedung Pelabuhanratu, rabu (30/09/20).


Ketua DPRD kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara memimpin rapat paripurna dalam rangka pengambilan keputusan atas raperda tentang perubahan APBD TA 2020 yang dihadiri Oleh Pjs Bipati Sukabumi,Unsur Forkopimda, Penjabat sekda kab.sukabumi, para kepala Dinas kab.Sukabumi, Kepada Bagian setda serta undangan Lainnya.

Dalam pendapat akhirnya Pjs Bupati Sukabumi R. Gani Muhamad menyampaikan berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 131.32-2897 Tahun 2020 tentang Penunjukan Pejabat Sementara Bupati sukabumi Provinsi Jawa Barat,Terhitung muali 26 september 2020 Resmi mengemban tugas sebagai Penjabat Sementara Bupati Sukabumi,Selama Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi menjalankan cuti di luar tanggungan Negara untuk melaksanakan Kampanye pada pilkada serentak Tahun 2020.

“Walaupun dalam waktu singkat,sebagai pejabat sementara Bupati Sukabumi berkeyakina saya dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan dan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Sukabumi.”

Lebih lanjut R.Gani Muhammad menjelaskan telah dilakukan pembahasan Secara Transparan dan Akuntabel dalam suasana Saling Memahami Tugas dan Fungsi Kedua Lembaga. Hal ini terbukti dengan telah disetujuinya Rencana Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.

“Selanjutnya akan kami Sampaikan kepada Gubernur Jawa Barat sebagai Wakil Pemerintah pusat paling lambat 3 (Tiga) Hari SejakbTanggal Persetujuan Hari ini untuk dievaluasi,”

pjs Bupati mengingatkan kepada seluruh kepala perangkat daerah khususnya dalam pengeluaran Anggaran Belanja,kiranya selalu melaksanakan prinsip pengelolaan keuangan Daerah yang Efektif,Efisien Ekonomis,dan Akuntabel serta selalu Berpedoman pada ketentuan peraturan perundang undangan.perlu diketahui bahwa,Anggaran yang disiapkan dalam perubahan APBD ini adalah Anggaran maksimal dengan berbagai keterbatasan sebagai Dampak pademi Covid-19.

“Oleh karenanya dalam pelaksaan Belanja Hendaknya mengedapankan kedisiplinan kita semua Terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan Daerah Agar Berdayaguna dan Berhasilguna.

Sedangkan ketua DPRD berharap didalam perubahan ini ada penganggaran konsentrasi terhadap Covid-19 karena ini butuh sebuah penanganan yang khusus dan juga prihal mengenai bencana. Intinya adalah diakhir Tahun 2020 dengan adanya anggaran perubahan harus ada kesamaan persepsi bahwa semoga anggaran-anggaran ini bisa dapat tepat sasaran dan tepat guna.

“angaran perubahan Tahun 2020 ini tidak seprti biasanya,karena ada penurunan dari PAD jadi tidak sebesar tahun lalu,nanti kita liat hasil evaluasi Gubernur untuk disepakati bersam BPAD Tahun perubahan,”

Diakhir acara rapat paripuna dilaksanakan Penandatangan Betira acara persetujuan bersama terhadap Rapeda tentang perubahan keanggotaan Alat kelengkapan DPRD serta keanggotaan Fraksi.

(Fey Bmp News Nkri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *