DUA INSTITUSI DI KABUPATEN ASMAT DI GUGAT KE MK.

Asmat – Hariandjakarta.com

Dua Institusi di Kabupaten Asmat yakni KPU dan BAWASLU di gugat ke MK terkait pelanggaran pelaksanaan PEMILUKADA THN 2020.Karena merasa dicurangi maka Paslon Independen yaitu DR .P. Aituru SH. M.Sc dan Bonifasius Jakfu, S.Sos.M.Ec.Dev.

Menilai bahwa pihak pnyelenggara telah melakukan pelanggaran-pelanggara dalam pelaksanaan Pemilukada kab Asmat tgl 9 Des 2020. antara lain :

1. Pihak KPU telah melanggar kode etik.

2.Pihak KPU telah melakukan penggelembungan data DPT hnya utk memenangkan Petahana.

3.Pihak KPUD tidak konsisten dn kurang melakukan konsolidasi kpada PPD KPPS dn anggota di distrik dan kampung kampung sehingga kenyataannya di beberapa tempat Kpps bersama anggota mencoblos sendiri kertas suara utk memenangkan satu Paslon yakni Paslon Petahana.

4. Lemahnya pengawasan dari Pihak BAWASLU Kabupaten terhadap pelaksanaan Pemilukada tgl 9 Desember 20204. Tidak ada tindak lnjut dari pihak Bawaslu terhadap pelanggara pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilukada yang mnjurus utk memenangkan Paslon petahana.

Ada dugaan juga bahwa ada keterlibatan oknum oknum dari kedua Institusi tersebut. Merasa dirugikan dn dicurangi maka Paslon dari Independen menempuh jalur hukum dngn mnggugat ke MK. Gugatan Paslon Independen dari Kabupaten Asmat telah diterima oleh Makama Konstitusi ( MK ) pada tgl 22 Desember.

(Lor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *