Guru dan kepala sekolah dasar negeri 1 Lebak tipar diduga tidak aktif dalam menjalankan tugasnya sebagai PNS

Lebak, HarianDjakarta.com
Oknum guru dan kepala sekolah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Oknum guru dan kepala sekolah yang bertugas di Sekolah Dasar negri desa Lebak tipar yang berstarus Pegawai Negri Sipil (PNS) diduga jarang aktif.

Ironisnya halaman sekolah dijadikan tempat jemuran padi seakan tidak pernah memberikan tindakan dalam bentuk apapun terkait hal tersebut. Karena ada dugaan sekolah tersebut jarang aktif,

Padahal guru dan Kepala Sekolah adalah seorang PNS yang bertugas di sekolah tersebut.
Sedangkan mereka digajih oleh negara untuk menjalankan tugas sebagai seorang PNS.

Sebagai PNS harus bisa menjalankan tugasnya, apalagi didunia pendidikan sekarang ini siswa dan siswi butuh pembelajaran dari dewan guru dari sekolah tempat mereka menimba ilmu,akan tetapi guru dan kepala sekolah diduga tidak aktif seakan-akan mengabaikan tugasnya.

Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 15 tahun 2018 tentang pemenuhan beban kerja guru dan kepala sekolah.wajib melaksanakan jam kerja 40 jam dalam seminggu.dari hari Senin -sabtu.

Sebagai PNS harus mematuhi peraturan presiden nomor 68 tahun 1995 tentang hari kerja dilingkungan lembaga pemerintahan.dimana didalam pasal 1 ayat (2).kerja sebagai PNS harus efektif dalam seminggu.

Hingga berita ini diterbitkan kepala sekolah dan guru sekolah belum bisa dihubungi.hingga pihak media berusaha untuk menghubungi pihak sekolah tersebut belum bisa ditemui. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *