KCBI Batu Bara : Matinya Ribuan Ikan, Kita tungguh hasil uji laboratorium. Jaga dan Lestarikan Lautan kita “Demi anak Cucu”

Batu Bara, HarianDjakarta.com
Ribuan Ikan mati di pantai alam datuk desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, provinsi Sumatera utara Senin (19/04/2021).

Menjadi pertanyaan masyarakat nelayan di desa sekitar khususnya masyarakat nelayan dikabupaten Batu bara terkait adanya peristiwa langkah dengan ribuan ekor penghuni lautan terpapar mati di pantai, yang sejauh ini belum ada instansi maupun oknum yang siap menyatakan dan bertanggung jawab apa penyebab dari kematian ribuan ekor ikan/penghuni laut itu.

Namun demikian dinas lingkungan hidup batu bara sebagai penanggung jawab yang menaungi ekosystem laut, akan membawa masalah ini dengan uji laboratorium, semoga hasil uji laboratorium ini akan bisa menjawab sebab penyebab kematian ribuan ikan ini.

Kita berharap uji laborarorium ini dapat dipublikasikan dengan baik ditengah masyarakat kabupaten Batu Bara, dan jangan nantinya hasil uji laboratorium hanya sebagai koleksi untuk kepentingan pribadi tidak terpublikasi, ujar agus Sitohang Ketua KCBI Batu Bara, Kamis (22/04/2021).

Lanjut Agus, Dengan adanya transparansi hasil uji laboratorium dan dipublikasikan ditengah masyarakat kabupaten Batu bara dan akan menjawab semua teka teki matinya ribuan ikan dan tidak akan menimbulkan difitnah ditengah masyarakat kabupaten Batu bara.

Hari ini ditengah masyarakat nelayan batu bara masih berpolemik apa penyebab kematian ribuan ikan/ekosystem laut di pantai datuk ini.

Ada yang menduga akibat adanya pencemaran laut, dugaan bocornya tempat limbah.

Nah cerita tentang limbah berarti menyangkut produksi limbah, dari mana asal produksi limbah itu, di sekitaran desa kuala indah ada 3 berdiri Perusahaan raksasa, yang pasti setiap perusahaan menghasilkan produksi dan pasti juga menghasilkan limbah.

Harapan kita matinya ribuan ikan di pantai alam datuk desa kuala indah, bukan disebabkan polemik dugaan bocornya tempat hasil limbah/rembesan limbah dari 3 Perusahaan raksasa yang berdiri disekitaran desa kuala indah.

Mari kita tungguh hasil uji laboratorium dari dinas Lingkungan hidup Batu bara, dengan masa waktu 14 hari dan kita kawal bersama-sama.

Kita lihat Kepolisian Resort Batu bara sudah Ke TKP, kadis Perikanan Batu bara, juga HNSI Kab.Batu bara, dengan hadirnya 3 institusi/lembaga ini nantinya akan turut berperan mengawal hasil uji laboratorium dari dinas lingkungan hidup.

Lautan Adalah salah satu tempat menggantungkan kehidupan mencari nafkah buat warga masyarakat pesisir dan khususnya masyarakat kabupaten batu bara, mari kita jaga dan lestarikan lautan kita, “Demi anak cucu kita”. Ungkap Agus Sitohang. (Sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *