RSUD Kota Dumai Mengalami Listrik Mati Total

DUMAI, HARIANDJAKARTA.COM

Ada-ada aja masalah menimpa RSUD Kota Dumai. Pandangan miring, belakangan di arahkan pada manajemen.

Jika beberapa waktu lalu, di demo masyarakat terkait mogok kerja para Dokter dan Perawat, kali ini di gunjing karena Black Out (listrik mati total).

Senin sore (31/05/2021), RSUD mengalami listrik mati total. Semua peralatan elektronik lumpuh.

“Sudah hampir 5 jam listrik mati. Pelayanan seperti apa begini..?,” omel si Ibu, tumpahkan kesal nya pada HARIANDJAKARTA.COM, di temui di teras luar ruang rawat inap.

Si Ibu bercerita, bagaimana anak yang di jaga nya merasa kepanasan di ruang rawat inap saat ini.

Sementara seorang Bapak juga tampak kecewa dengan peristiwa listrik mati total tersebut.

“Setahu saya, jika listrik mati dengan serta merta mesin Genset Darurat akan langsung menyala,” kesal pria, seolah tahu teknik listrik.

Si Bapak menceritakan bagaimana panas nya ruangan rawat inap salah satu keluarga nya yang di rawat di lantai 2.

Menurut beberapa warga masyarakat yang berada di teras luar ruang rawat inap, mati nya listrik, terjadi sejak pukul 15.00 WIB.

Mereka menyayangkan kinerja pihak RSUD yang tidak sigap mengantisipasi keadaan darurat.

Ada 4 ruangan yang tidak terimbas akibat rusaknya genset yakni ruangan IGD, Prinathology, OKA dan ICU.

Keempat ruangan tidak terimbas, karena beda jalur kabel.

Humas PT. PLN (Persero) Cabang Dumai Ivan Tampunu ketika di konfirmasi HARIANDJAKARTA.COM lewat telepon membenarkan kerusakan travo gardu.

“Benar Bang.. Travo Gardu RSUD terbakar. Petugas sedang memperbaiki saat ini,” terang Ivan.

Humas RSUD Teguh Widodo ketika di konfirmasi di no. 08127607XXX tidak mengangkat panggilan.

Genset RSUD baru menyala pada pukul 19:12 WIB.

Pantauan HARIANDJAKARTA.COM di ruang genset yang berada di belakang bangunan RSUD, pukul 19.30 WIB 2 unit mesin genset sudah beroperasi.

Genset bermesin diesel menyala dengan di back up 2 drum minyak solar.

(GBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *