Hanura Dan PKS Audiensi Dan Silaturrahmi Di Sekretariat Hanura

DUMAI, HARIANDJAKARTA.COM

Dalam politik ada istilah “Tidak Ada Lawan Yang Abadi Tapi Juga Tidak Ada Kawan Yang Abadi”.

Mengartikan, kepentingan politik partai selalu bersifat fleksibel.

Demikian pula Partai Hanura dan PKS Kota Dumai. Sebab pada Pilkada Desember 2020 lalu, Hanura dan PKS berbeda dukungan Cakada.

Hanura dan Koalisi mengarahkan dukungan pada Eko Suharjo—Syarifah(ESA).

Sementara PKS beserta Koalisi mendukung H. Edi Sepen–H. Zainal Abidin (EZA).

Itu dulu. Saat ini Walikota H. Paisal, SKM, MARS yang bukan di dukung kedua Koalisi, merupakan Walikota bersama. Kedua Koalisi mengakui.

Nah.. demi kemajuan “Kota Idaman” Dumai, kedua Partai sudah melupakan Ego masing-masing. Sepakat memberi contoh pendidikan politik kepada masyarakat Dumai.

Kamis pagi (03/06/2021) bertempat di Kantor Sekretariat DPC Partai Hanura, jln. Hasanuddin/Ombak Kel. Ratu Sima Kec. Dumai Selatan, Pengurus Partai Hanura menerima kunjungan Silaturrahmi Pengurus Partai PKS.

Ketua DPC Hanura Takbir, S.Sos, Bendahara B. Alwi Saputra, S.IP, M.PD, Pengurus Inti dan Para Ketua PAC Kecamatan tampak menyambut Rombongan PKS.

Rombongan di pimpin langsung Ketua Baharuddin.

“Bukan kentang sembarang kentang, kentang di masak dengan ikan Teri. Bukan datang sembarang datang, PKS datang membawa Visi,” demikian Pantun pembuka di lantunkan Moderator, Julia Sinaga (Ketua Srikandi Hanura).

Ketua Takbir berucap “Suatu Kehormatan bagi Hanura atas kehadiran PKS,” ramah Beliau.

Ketua Takbir mengulas sejenak peta kekuatan masing-masing. Partai Hanura mendapat 1 kursi DPRD saat ini periode 2019—2024, yaitu Jem Harahap Sekretaris Hanura (Berhalangan hadir karena mengikuti kegiatan yang tidak bisa di tinggalkan). PKS mendapat 4 kursi.

Ketua Baharuddin dalam sambutannya “Kedatangan Silaturrahmi PKS sesuai Visi, yaitu Kita sebagai Manusia, Hamba dan Warga Negara bersama dan bersatu di satu rumah besar (PKS) menjadi Partai Islami yang terdepan dan terkokoh melayani rakyat Indonesia. Rahmatan Lil Alamin yang memberi manfaat kepada semua makhluk”.

Baharuddin juga bercerita sekilas perubahan Logo dan Hymne PKS sejak 28 Desember 2020. Juga Perubahan struktur Pengurus PKS Dumai hasil Musda.

Bergantian, Takbir bercerita bagaimana kekuatan Hanura bisa tak tergoyahkan karena sering sharing di Internal.

“Sebagai Ketua, saya tidak Ego. Demokrasi tetap saya kedepankan,” rendah hati Takbir.

Bendahara Bujang Alwi, S.IP, M.PD menambahkan “Kenapa saya masuk Hanura karena latar belakang saya bidang Pendidikan, sesuai dengan Visi Misi Partai Pimpinan Dr. Oesman Sapta Oedong ini,” jabar pria pensiunan PNS golongan 3D ini.

“Saya saat ini berumur 63 tahun. Bagaimana sisa hidup saya bisa bermanfaat bagi orang lain,” sela B. Alwi.

Audiensi dan Silaturrahmi berjalan ramah dan santai. Saling memperkenalkan diri dan bertanya jawab tentang strategi politik memenangkan Caleg dan Cakada.

Di akhir Audiensi, PKS mengundang Hanura tuk juga datang ke Sekretariat mereka bersilaturahmi.

Usai ditutup, kedua belah pihak lakukan foto bersama.

Acara berjalan dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Anti Covid-19.

Cuci tangan, pakai masker, cek suhu tubuh dan jaga jarak.

(GBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *