Sambut Ajaran Baru, SMKN 1 Dumai Siap Ciptakan Siswa/i Berdaya Saing

DUMAI, HARIANDJAKARTA.COM
Jelang pembukaan Tahun Ajaran 2021-2022 di masa Pandemi Covid-19, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Dumai lakukan persiapan pembukaan pendaftaran.

Sekolah beralamat di jalan Cut Nyak Dien no. 09 Kel. Purnama Kec. Dumai Barat ini, berbenah diri sambut T.A baru.

Penerimaan calon peserta didik, di lakukan secara Online, karena antisipasi penyebaran Covid-19.

Pendaftaran di buka dari 14-19 Juni 2021, secara langsung tatap muka namun dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Anti Covid-19.

Sudah rutinitas, setiap tahunnya SMKN 1 menerima pendaftaran yang membludak.

SMKN 1 juga jadi tujuan favorit, karena sejak dari pendaftaran hingga masuk masa belajar, siswa tidak di kenakan biaya apapun. Semua di tanggung Negara.

Untuk penerimaan calon peserta didik kali ini, kuota yang tersedia hanya 36 bangku perkelas, sesuai Prokes.

Saat Jurnalis HARIANDJAKARTA.COM mensambangi sekolah Rabu (09/06/2021) pagi, Jurnalis di sambut baik oleh Ibu Delina S.Pd, Br. Silalahi selaku Humas.

“Saya sebagai Humas, mewakili Kepala Sekolah Drs. Dian Dini, sekarang tidak berada di tempat, karena beliau ada rapat dengan Dinas,” ramah perempuan Batak ini.

Delina berterima kasih atas kunjungan Jurnalis HARIANDJAKARTA.COM yang mau peduli dunia Pendidikan.

Secara santai, Delina menerangkan Profil Sekolah :

Nama Sekolah : SMK Negeri 1 Dumai
Nomor Statistik Sekolah : 341090205004
NPSN : 10404993
Kecamatan : Dumai Barat
Kelurahan : Purnama
Alamat : Jln. Cut Nyak Dien No. 09
Telepon : 0765 32286
Berdiri : 1977
Tahun Penegerian : 1980
Program Keahlian :

  1. Akutansi 3 kelas
  2. Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP) 2 kelas
  3. Pemasaran 3 kelas
  4. Tata Boga 1 kelas
  5. Tata Busana 1 kelas
  6. Usaha Perjalanan Wisata (UPW) 1 kelas
  7. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) 1 kelas

Total ada 12 kelas dan kuota bangku 432.

Sayang, Bu Delina tidak merinci syarat-syarat pendaftaran dan alamat tujuan pendaftaran internet nya.

Rilis yang di kirim Jurnalis agar di koreksi pun minim tanggapan informasi. Padahal Keterbukaan Informasi pendaftaran sangat di perlukan para calon peserta didik.

Ada indikasi SMKN menutup-nutupi. Terkesan aturan syarat pendaftaran nya akan berlaku karet alias tidak baku. Tergantung kepentingan.

Apalagi Delina sebagai Humas harus nya menjembatani antara Sekolah dan Media.

(GBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *