Ruang Isolasi Tambahan RSPD Siap di Gunakan, Setelah di Resmikan Gubri

DUMAI, HARIANDJAKARTA.COM

Gubri Drs. H. Syamsuar, M.Si resmikan ruang isolasi tambahan milik Rumah Sakit Pertamina Dumai (RSPD) kompleks perumahan Bukit Datuk. 
RS yang saat ini di kelola anak perusahaan PT. Pertamina (Persero), PT. Pertamina Bina Medika (Pertamedika),  merupakan salah satu RS rujukan   Tim Gugus Tugas Anti Covid-19 Kota Dumai, tempat isolasi bagi pasien terkonfirmasi Positif Covid-19.
Sambutan Vice Presiden (VP) Operational Medic Pertamedika Indonesia Healthy Corporation (IHC) dr. Sunardjo “Terimakasih atas kedatangan Gubri dan rombongan. Juga Walikota Dumai dan Jajaran Forkopimda”.
Dr. Sunardjo kemudian menerangkan profil RSPD khususnya dan RS BUMN umumnya.

Dibangun pertama kali 1982 dan merupakan salah satu dari 73 RS milik BUMN.
Total tempat tidur (bed) yang tersedia di semua RS BUMN sebanyak 8.100. Sebanyak 2.500 bed di peruntukkan bagi pasien positif Covid-19. Ada 404 bed dari total ruang ICU. 
Saat Pandemi, RS Pertamedika menambah 60 bed dan 17 ruang ICU.
Sebelumnya, ruang isolasi RSPD menyediakan 24 bed. Sebanyak 11 bed di gunakan pasien. Ruang isolasi tambahan yang akan di resmikan Gubri Syamsuar berjumlah 33 bed. Total ada 57 bed. Butuh ±2 minggu membangun ruang isolasi tambahan.
“Dirut PT. Pertamina Nicke Widyawati tidak bisa hadir karena ada hal lain yang tidak bisa di tinggalkan. Beliau titip salam pada Gubri dan Walikota Dumai Paisal,” tutup Sunardjo.
Walikota H. Paisal, SKM, MARS dalam sambutannya, berkata “Penyediaan ruang isolasi tambahan ini merupakan tindak lanjut dari rapat Gubri dan Tim Gugus Tugas Anti Covid-19 Provinsi beberapa waktu lalu”.
Paisal menerangkan kondisi RS yang ada di Kota Dumai, terkait Pandemi Covid-19.
Bahwa RS yang ada di Kota Dumai merupakan RS Regional, karena harus melayani pasien dari Kabupaten lain.

“Dumai diapit 2 Kabupaten besar, yang memiliki keterbatasan layanan ruang isolasi. Akibatnya pasien yang terkonfirmasi Positif Covid-19, harus di rujuk menjalani isolasi di Dumai,” terang Paisal.
Paisal memberi contoh, bagaimana pasien positif Covid-19 dari Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Kota Duri dan Kota Bagan Batu Kabupaten Rohil harus di tampung di RS yang ada di Dumai.
“Mari kita bersinergi tuk tekan penyebaran Covid-19 dan hidup sesuai Prokes,” tekan Paisal.
“Ada 3 RS rujukan isolasi, yaitu RSUD, RS. Bhayangkara dan RSPD,” tutup Paisal.
Sambutan Gubri “Saya senang grafik Pandemi Covid-19 Kota Dumai turun. Tapi tetap waspada. Jangan lengah. Hidup sesuai Prokes”.
“Terimakasih pada PT. Pertamina yang sudah menambah ruang isolasi,” tutup pria Ketua DPD Golkar Riau ini.
Selanjutnya Gubri menyerahkan bantuan BNPD Provinsi Riau yang di wakili Kadinkes Provinsi.Bantuan berupa Bahan Habis Pakai dan di serahkan kepada 3 RS yang jadi tempat isolasi.
Gubri dan rombongan kemudian meninjau ruang isolasi tambahan, setelah menggunting pita.

Tampak hadir dalam peresmian, GM Pertamina RU II Dumai Didik Bahagia, Direktur RSPD Dr. Arif Riandi, Dandim 0320/Dumai Letkol (Inf) Irdhan Suhaimi, SE, MM mewakili Danrem, Danlanal, Kadinkes Provinsi, Wakapolda Riau dan Kapolres Dumai, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau DR Jaja Subagja, S.H, M.H, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau Brigen Kenedy, S.H, M.M dan Wakapolda Riau Brigjen Tabana Bangun, M.Si.

(GBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *