Berkurban, Bentuk Rasa Syukur dan Makna Berbagi pada Idul Adha

Kediri,Hariandjakarta.com
Hari Raya Idul Adha 1442 H, pengusaha muda Kediri Wahyudi melaksanakan penyembelehan hewan kurban. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di halaman MAXI Jl. Erlangga Katang Kec Ngasem, dengan berkurban seekor sapi dan 6 ekor kambing, Selasa 20/7/2021.

Pelaksanaan kurban ini merupakan tahun kedua yang dilaksanakan oleh Wahyudi sebagai bentuk wujud kepedulian terhadap sesama. Penyembelihan hewan kurban menjadi bagian yang tak terlepaskan dari perayaan Hari Raya Idul Adha.

“Kurban menjadi salah satu yang dianjurkan bagi umat Islam yang mampu menunaikannya,” ucap Yudi.

Ditambahkannya, bahwa berkurban merupakan bentuk tanda syukur atas nikmat Allah. Kurban adalah momentum untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan dan sifat utama dengan berderma.

Di tengah pandemi virus corona yang saat ini terjadi, lanjut dia, sedekah akan sangat bermakna, berapa pun jumlahnya.

Yudi menilai, semangat dan komitmen umat Islam melaksanakan kurban sangat tinggi. Namun, ia mengingatkan, berkurban perlu mendapatkan perhatian, termasuk aspek dalam tradisi kurban yang perlu ditinjau kembali.

“Harapannya agar ke depan bisa terus berbagi dengan masyarakat tidak hanya dengan kurban,” tandasnya.

Dilain pihak, Dwi (40) warga katang Kec Ngasem, sangat berterima kasih dengan apa yang dilakukan oleh pihak pemilik MAXI yang mau berbagi dengan warga sekitar.

“Kami sangat berterima kasih terutama kepada pihak – pihak yang berkurban baik itu hewan Kurab Sapi atau Kambing dari mereka lah berkurban merupakan bentuk rasa bersyukur dan makna berbagi,”tuturnya.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban ini tetap mengikuti aturan protokol kesehatan, dengan menggunakan pelindung diri dan sarung tangan sesuai panduan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. (Kiim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *